Kamis, 26 Juni 2014

Wonderland...

Bagaikan mimpi yang almost come true...
aku selalu memimpikan sebuah kafe buku.
sebuah tempat dimana si kutu buku menemukan surganya.
tanpa takut kelaparan dan kehausan.

sebuah tempat 
dimana buku berbaris rapi di rak yang tertata apik
dimana si hobi browsing dapat menjelajah dengan nyaman
dimana si penyendiri bisa larut dalam kesunyian

sebuah kafe buku
tempat nongkrong keluarga bertemakan buku
tempat sempurna untuk belajar
tempat sembunyi bagi yang ingin menyepi

jadi,
bagaimana konsep riilnya?
itulah...
aku hanya seorang pemimpi
belum tahu bagaimana mewujudkannya
sebuah taman bacaan eksklusif dengan fasilitas kafe
atau sebuah kafe dengan fasilitas taman bacaan?

ada sebuah tempat yang hampir mirip dengan tempat yang kuimpikan
yup... perpustakaan umum kampusku
gedung besar dengan banyak pengunjung
tapi... sunyi... tidak berisik...
bahkan untuk berbicara pun harus berbisik

ada fasilitas kantin walaupun sangat sederhana
hanya tersedia mie instan cup dan kopi instan (heiiii... mahasiswa bangettttt...)
dan sekedar snack dan minuman ringan
tapi...
paling tidak itu bisa menyelamatkan pengunjung dari lapar dan haus
fasilitas wifi yang nyaris sempurna
koleksi buku baik cetak maupun online yang membuat betah
bertahan sampai menit terakhir
toilet dan mushola pun tersedia rapi
benar-benar tempat sembunyi yang sempurna

hei...
mengapa baru sekarang aku menemukan "dunia kecil" ini?
kemana aja 10 bulan ini?
ada begitu banyak buku dan kemudahan akses ke dunia luar
dan aku melewatkannya?
bayangkan...
batas pinjaman 10 buku untuk 10 hari kerja...
wowwww.... kereennnn...

hei...
lihat...
dimana-mana orang membaca dan menjelajah...
di dalam ruangan, di luar ruangan, bahkan di taman...
sampai semalam ini masih ramai...
waktu sudah menunjukkan pukul 19.35...
what a wonderful life...
lebay !!!???
namanya juga perpustakaan perguruan tinggi negeri
terbesar di provinsi ini
terkenal di seantero negeri
pantaslah kalau seperti ini
ah...
apakah sesimple itu alasannya?
apakah di perguruan tinggi lain juga senyaman ini?
semoga...

seandainya saja perpustakaan ini buka 24 jam...
mungkin aku tidak perlu kost... :D

Salam,

Akar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar