Sabtu, 08 Maret 2014

Zuhud

Duhai....
Dimanakah gerangan engkau...
yang dulu selalu mengajarkan konsep zuhud padaku...
yang selalu mengingatkanku untuk selalu qona'ah...
yang selalu mengingatkanku untuk selalu melihat ke bawah untuk urusan dunia,
dan melihat ke atas untuk urusan akhirat.

Duhai...
kemanakah gerangan semua keyakinan itu...
mengapa sekarang jauh berbeda?

Dulu...
kalian selalu mengatakan betapa zuhudnya baginda nabi...
tidak setiap hari dapurnya mengepul
pertanda tidak ada makanan yang dimasak di rumahnya
pertanda hari itu beliau dan keluarganya berpuasa

Bahkan...
ketika istri-istri beliau meminta tambahan nafkah
beliau hanya bisa terdiam
karena beliau tidak sanggup meminta harta dunia kepada Allah
dan akhirnya beliau memberi pilihan
take it or leave it?
tetap bersamanya dalam kezuhudan
atau diceraikan...
istri-istri yang mulia...
memilih tetap bersama dalam kezuhudan
dan mereka tetap berbahagia
hidup mulia

Sekarang...
kalian berkata "Abdurrahman bin Auf dan Ustman bin Affan adalah sahabat yang kaya"
sedangkan para sahabatpun tetap dalam kezuhudan walaupun mereka kaya

Duhai....
Kalian pun berkata "kita juga harus bisa kaya supaya bisa bersedekah lebih banyak"
Apakah untuk bersedekah harus memiliki banyak harta dulu?
sedekah ketika kaya adalah biasa
sedekah ketika dalam keterbatasan adalah luar biasa
bahkan istri nabi dan Fatimah yang hidup dalam kekuranganpun tetap bisa bersedekah

Kalian juga berkata "kita harus kaya supaya bisa masuk ke segala lapisan masyarakat?"
seandainya nabi berprinsip sama dengan kalian
niscaya nabi akan menjadi orang yang paling kaya
tapi....
lihatlah....
nabi kita menjadi orang yang hidup dalam kekurangan
karena dengan segala kekurangan itu beliau dapat merasakan derita umatnya
dengan kezuhudannya nabi dapat menjadi contoh bagi umatnya
bahwa beliau dapat menjadi pribadi yang selalu bersyukur dalam keadaan apapun
bahkan dalam kekurangan sekalipun

Duhai...
nabi pun seorang ahli bisnis...
tetapi nabi tidak mementingkan bisnis diatas dakwah

Sekarang...
kalian berlomba-lomba menjalankan bisnis
hidup dengan berbagai simbol kekayaan
dengan berbagai alasan

Seperti itukah yang harus kami lakukan sekarang?
mengikuti jejak kalian
melupakan zuhud dan qona'ah
mengambil hedonis sebagai jalan hidup

Itukah tanda sayang kalian kepada Rasulullah?

Salam,

Akar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar